Tampilkan postingan dengan label KATA-KATA MUTIARA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KATA-KATA MUTIARA. Tampilkan semua postingan

08/08/10

JIKA ESOK AKU MATI

Setiap kali bangun tidur dan membuka mata
Yang terucap adalah kalimah Syukur
Bahwa Allah masih mengizinkan kita kembali menatap fajar.
Merasai hembusan bayu pagi yang menyusup celah jendela,
dan menemui kembali apa yang kita semalam sebelum mata terpejam.
Semuanya masih seperti sediakala,
tidak ada yang berubah.

Kemudian melangkahlah dengan iringan doa di bibir
untuk meneruskan perjalanan kehidupan.
Dengan bimbingan-Nya-lah kita ini tidak melangkah
ke jalan yang salah.
Tak menjamah yang bukan hak, tak melihat yang dilarang,
tak menjamah yang tak halal, tak mendengar yang batil,
dan tak banyak melakukan sia-sia.
Karena setiap waktu yang dilewati pasti akan ditagih tanggungjawabnya.
Lantaran semua jalan yang dilalui akan diminta kesaksiannya
atas diri kita.
Dan, seluruh indera kita ini akan diminta berbicara tentang
apa-apa yang pernah tercipta.

Hari ini, masih ada yang terus lalai.
Masih ada juga lengah sehingga terus mencipta kesilapa.
Walau segunung kuliah pernah didengar,
mulut masih mengucap dusta,
telinga tetap tak mampu membendung irama-irama lalai,
dan masih saja ada perbuatan yang salah.
Sedangkan, paling kurang 5kali sehari lidah mengucap,
tangan ini itengadah,
dan mata menitikkan butir bening,
sekaligus memohon perlindungan dari Allah,
dijauhkan dari salah dan dosa.
Tetapi, masih juga langkah ini menuju arah yang sesat.

Setiap hari menangis,
setiap hari meminta keampunan,
tetapi setiap hari juga berbuat salah.
Hari ini mencipta dosa,
esok sibuk bersujud,
meluluhkan air mata,
menyusun kalimah doa,
menganyam permohonan semoga Allah menghapuskannya - Jangan bertangguh lagi.
Karena, entah sedetik kemudian kita ini tak lagi sempat memohon keampunan-Nya.
Lupakah kita bahwa waktu begitu cepat berlalu.
Lupakah kita bahwa menyesal di akhirat hanyalah kesia-siaan yang nyata?

Bagaimana jika hari esok tak pernah datang,
Padahal baru saja seharian ini kita berenang di lautan dosa,
belum sempat menghapus noda hari ini,kelmarin, sebulan yang lalu.
Bagaimana jika Allah tak berkenan membukakan mata kita
setelah sepanjang malam terlelap?
Bagaimana jika pertemuan dan keriangan bersama keluarga semalam adalah
yang terakhir kalinya buat kita.
Ketika esok harinya roh ini melihat seluruh keluarga menangisi jasad kita yang terbujur
kaku berselimut putih.

Bagaimana jika matahari esok terbit dari barat,
tak seperti biasanya dari timur?
Padahal hari ini kita langsung lupa menyebut nama-Nya.
Padahal hari ini, belum sempat mengunjungi satu persatu keluarga, kerabat
sahabat handai tolan, tetangga, dan orang-orang yang pernah tersakiti hatinya
oleh lidah dan tindakan kita.
Sudah terlalu lama tak mencium tangan orang tua mencari restu mereka,
walau tak terhitung salah diri.
Belum lagi sempat menderma, setelah derma kecil beberapa tahun lalu yang sering
kita banggakan.

Dan jika memang esok tak pernah datang,
sungguh malanglah diri kita ini,
benar-benar malang,
bila belum sempat mencuci dosa sepanjang hidup,
bila belum mendengar ungkapan maaf daripada orang-orang yang pernah kita zalimi,
bila belum sempat menyisihkan harta yang menjadi hak orang lain,
bila belum sempat meminta ampun atas segala salah dan silap yang tercipta.

Maka, saat pagi ini Allah masih mempeekenankan diri kita menikmati fajar,
mulakan hari dengan kalimah, "Terima kasih, wahai Maha Pemurah".

"SEANDAINYA MANUSIA ITU TAHU TENTANG AIBNYA SENDIRI
NISCAYA TIDAK ADA ORANG YANG MAU MENCELA AIB ORANG LAIN"
-Rabi' Bin Hutsam

Sesungguhnya banyak manusia yang takut kepada Allah
setelah melihat dosa-dosa yang dilakukan orang lain.
Tetapi sayangnya; mereka tidak merasa hal itu saat melihat dosa-dosa
yang dilakukan sendiri.

Wahai sekalian hamba Maha Pencipta,
Siapa di antara kita yang kuat menahan malu,
andai kita tahu senarai kesalahan, kederhakaan, kemaksiatan,
dan pelanggaran yang telah kita lakukan?
Siapa di antara kita yang mampu menahan rasa hina tiada tara,
jika kita mengetahui catatan perilaku buruk yang sudah kita lakukan?
Hidup yang kita lalui ini terlalu singkat. Tapi siapa yang kuat menahan
penyesalan akibat keburukan dan dosa yang kerap kita lakukan berulang-ulang?

Wahai sekalian hamba Maha Pencipta,
mari perbaharui taubat, mari perbanyakkan istigfar,
dan mohon keampunan kepada Maha Pengampun.
Rasulullah S.A.W menggambarkan bahawa satu dosa itu seperti titik hitam di dalam hati.
Semakin banyak titik hitam di dalam hati, maka hati boleh menjadi hitam legam -- Tidak
lagi bercahaya. Cahaya tertutup oleh titik-titik hitam yang menjadikannya tidak mampu
lagi memandang dan menimbang kebenaran.

Wahai sekalian hamba Maha Pencipta,
Segeralah melepaskan diri dari perbuatan dosa,
beristigfarlah, dan bertaubatlah dengan sebenar-benarnya taubat,
InsyaAlalh hati kita akan cemerlang seperti semula.
Tapi bila kita mengulangi perbuatan dosa, maka titik hitam itu akan
bertambah hitam hingga meliputi seluruh hatinya.

Wahai sekalian hamba Maha Pencipta,
"KETAATAN IDENTIK DENGAN CAHAYA BATIN DAN KEKUATAN FISIK.
KEBAIKAN ITU MEMBERI CAHAYA DALAM HATI, MELAHIRKAN KEKUATAN
BAGI TUBUH, SERTA MEMPENGARUHI REZEKI".
- Hasan Al-Bashri

"SESEORANG DIHALANGI REZEKINYA KARENA DOSA YANG IA LAKUKAN"
- HR. Ibnu Majah

Wahai sekalian hamba Maha Pencipta,
Mari tadahkan tangan, kita sama-sama berdoa :
"YA ALLAH, JADIKAN KEDUDUKAN BATINKU LEBIH BAIK DARIPADA
KEDUDUKAN LAHIRKU. YA ALLAH, AKU BERLINDUNG PADA-MU
DARI MENGANGGAP DIRIKU BESAR, TAPI ENGKAU MENGANGGAPKU KECIL
YA ALLAH, AKU BERLINDUNG DENGAN REDHA-MU DARI KEMURKAAN-MU,
AKU BERLINDUNG DENGAN MAAF-MU DARI AZAB-MU".

klik judul untuk melihat sumber

11/07/10

SAAT AKU PULANG

Saat aku pulang..
Saat aku memasuki rumah..

Aku masih bisa memandang wajah kedua orang tuaku..
Aku masih bisa berada dalam dekapan keduanya..
Senyum, tawa, dan tangis mereka masih sangat nyata di hadapanku..

Masih ada suara yang memanggilku "nak.."
Yaa..Panggilan itu selalu indah untuk ku dengar..

Masih ada tubuh yang siap mendekapku saat aku ingin bergelayut manja..
Masih ada tangan yang bisa aku cium setiap kali aku akan keluar rumah..
Masih ada lantunan doa untukku yang keluar dari bibir keduanya..

Duhai Allah..
Terima kasih untuk nikmat yang Kau beri ini..
Nikmat yang masih Kau perkenankan untuk aku rasakan..

Sementara di luar sana..
Ada orang lain yang tak tau kemana harus pulang..
Saat ia rindu, ia tak tau kemana harus membawa rasa rindunya..

Wajah orang tuanya hanya bisa hadir dalam bayang-bayang..
Tak ada lagi lantunan doa untuknya, yang ada justu ia berdoa untuk orang tuanya..
Kedua orang tuanya tak lagi disisinya, tapi disisiMu..

Duhai Allah..
Aku tak pernah tau sampai kapan aku masih bisa bersama kedua orang tuaku..
Karena itu bantu aku untuk bisa membahagiakan keduanya..
Bantu aku, karena aku tak bisa berbuat apa-apa tanpaMu..

Aku tau, akan ada saatnya aku tak lagi melihat keduanya di rumah..
Akan ada saatnya aku harus sendiri tanpa mereka..
Akan ada saatnya rindu ini tak lagi bertuan..

Duhai Allah..
Perpisahanku dengan kedua orang tuaku itu pasti adanya..
Entahlah..
Aku atau keduanya yang akan pergi lebih dulu menghadapMu..
Duhai Allah..
Sebelum perpisahan itu benar-benar tiba..
Bantu aku untuk bisa jadi anak yang sholehah..
Anak yang bisa menjadi amal jariyah bagi keduanya..

Kutulis untuk kedua orang tuaku..
Maaf jika anakmu ini belum sepenuhnya bisa menggapai cita seperti inginmu..
Cita yang aku pun tak tau kapan akan tergenapkan..

TAWAKKAL KEPADA ALLAH SWT

BISMILLAHIRROHMANIRROHIEM

ALLAH SUBHANNAHU WA TA'ALA BERFIRMAN , ARTINYA ,

'' DAN BARANG SIAPA YANG BERTAWKKAL KEPADA ALLAH SUBHANNAHU
WA TA'ALA NISCAYA ALLAH SUBHANNAHU WA TA'ALA AKAN
MENCUKUPKAN KEPERLUANNYA.'' ( QS . 65 : 3 )

NABI SAW TELAH BERSABDA , ARTINYA

''SEANDAINYA KALIAN MAU BERTAWAKKAL KEPADA ALLAH SUBHANNAHU
WA TA'ALA , DENGAN SEBENAR - BENARNYA MAKA PASTI ALLAH SUBHANNAHU
WA TA'ALA AKAN MEMBERIKAN RIZKI KEPADAMU SEBAGAIMANA BURUNG
YANG DIBERI RIZKI , PAGI-PAGI DIA DALAM KEADAAN LAPAR DAN KEMBALI
DALAM KEADAAN KENYANG .'' ( HR AHMAD, AT TIRMIDZI DAN DISHAHIHKAN
AL-ALBANI )

Tawakkal kepada Allah Subhannahu Wa Ta'ala merupakan bentuk memperlihatkan
Kelemahan diri dari sikap bersandar kepada-Nya saja, lalu mengetahui dengan
Yakin bahwa hanya Allah Subhannahu Wa Ta'ala yang memberikan pengaruh
didalam kehidupan. segala yang ada didalam berupa makhluk. rizki. pemberian
Madharat dan manfaat ,kefakiran dan kekayaan ,sakit dan sehat,kematian
Dan kehidupan dan selainnya adalah dari Allah Subhannahu Wa Ta'ala semata.

Maka hakikat tawakkal adalah sebagaimana yang disampaikan oleh Al - Imam
Ibnu Rajab , yaitu menyadarkan hati dengan sebenarnya kepada
Allah Subhannahu Wa Ta'ala didalam mencari kebaikan ( mashlahat ) dan
Menghindari madharat ( bahaya ) dalam seluruh urusan dunia dan akhirat,
Menyerahkan seluruh urusan hanya kepada Allah Subhannahu Wa Ta'ala
Serta merealisasikan keyakinan bahwa tidak ada yang dapat memberi dan
Menahan,tidak ada yang mendatangkan madharat dan manfaat selain Dia.
Allah Subhannahu Wa Ta'ala.

SEMOGA CATATAN INI MEMBERI MANFAAT
BAGI KITA SEMUA
JAZAKUMULLAH KHOIRON KATSIRON
~..~ AMIM-AMIN YA ROBBAL ALAMIEN ~..~

07/07/10

KETIKA PENDERITAAN MENGHAMPIRI

By: agussyafii

Ada seorang teman yang baru terkena PHK dari kantornya. Hatinya gundah dan sedih. Hidupnya terasa gelap, tiada lagi ada harapan. Dalam kesendirian dia berdoa dan menangis. Entah sudah berapa hari tidak keluar dari rumah. Ditengah kesedihannya selalu meratapi nasib buruk yang menimpa dirinya. Hidupnya terasa paling menderita didunia.

Sampai kemudian terdengar suara pintu rumah diketuk, TOK..TOK...TOK! Beberapa kali, begitu dibuka ternyata seorang bapak tua yang tinggal disebelah rumahnya. Bapak tua itu seorang pensiunan yang tinggal sendiri. Istrinya baru meninggal dunia, anak-anaknya sudah dewasa dan ikut suaminya diluar kota. Bapak tua itu hidup sendirian.

'Assalamu'alaikum Dek, Bapak boleh duduk?' kata Bapak tua dengan suara yang terdengar lemah. Dia kemudian menjawab, 'Wa'alaikum salam, silahkan Pak,' beberapa kali dia mengusap air matanya yang dipipi. Setelah mereka berdua duduk diam membisu begitu lama. Bapak tua itu bertutur, 'Bapak lelah Dek, dalam sendirian, anak-anak tidak ada yang peduli dengan orang tua ini. Bapak selalu datang menjenguk mereka tapi mereka selalu tidak peduli. Kenapa dihari tua hidup saya malah menderita?' Ucap bapak tua.

DEG! Hatinya berdegup kencang. Ditengah penderitaannya ternyata ada orang yang lebih menderita daripada dirinya. Ditengah kesedihannya ternyata ada orang yang lebih bersedih daripada dirinya. 'Bapak, barangkali putri-putri bapak sekarang sedang sibuk. Bukankah dalam kesendirian bapak masih memiliki Allah Subhanahu Wa Ta'ala? Dengan berdzikir bapak akan merasa tenteram dan tidak sendirian.' Akhirnya ditengah kesedihannya malah menolong, menghibur dan berdoa bersama bapak tua agar tabah dan sabar dalam menjalani hidup ini.

Di tengah menghibur bapak tua itu, dia bersyukur , 'Ya Allah, ditengah penderitaan yang aku rasakan, aku masih bisa menolong, menghibur, mendoakan, orang yang justru lebih menderita dari pada diriku. Terima kasih Ya Allah penderitaan yang Engkau berikan kepadaku membuat aku bisa membantu meringankan penderitaan orang lain.'

--
Barang siapa melakukan perbuatan yang dicintai oleh Allah kepada seorang muslim agar orang muslim tersebut merasa bahagia, Allah akan memberikan padanya kebahagiaan pada hari kiamat nanti (HR. Thabrani).

Wassalam,
agussyafii

(klik judul untuk melihat sumber)

SURAT DARI SETAN UNTUK MU

Dikutip dari : Saya Cinta Rasulullah

Surat ini akan membuat anda benar-benar berfikir,
Sebenarnya surat ini hampir membuatku gila saat aku membacanya, tapi aku harus memforwardnya karena catatan kecil dibawahnya .

**************************
**************

SURAT DARI SETAN UNTUK MU
Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu.
Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu
Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan "Bismillah" sebelum memulai santapanmu, juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ketempat tidurmu
Kau benar2 orang yang bersyukur, Aku menyukainya
Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu.
Hai Bodoh, Kamu millikku.
Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama,
dan aku masih belum bisa benar2 mencintaimu .
Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah.
Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah.
Dia sudah mencampakkan aku dari surga, dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk mebalaskannya

Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu dihari depan.
Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku,
dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka.
Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH

Aku benar-benar berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada NYA siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa2 yang kita jalani

Kita nonton film porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang-kenyangya, guyon2an jorok, bergosip, manghakimi orang, menghujam orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua ,
Tidak menghargai Masjid, berperilaku buruk.
TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja.
Ayolah, Hai Bodoh, kita terbakar bersama, selamanya.
Aku masih memiliki rencana2 hangat untuk kita.
Ini hanya merupakan surat penghargaanku untuk mu.
Aku ingin mengucapkan ' TERIMAKASIH ' karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.
Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.
Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa.
Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.
Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan sekarang aku perlu darah muda.
Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat dosa.
Yang perlu kau lakukan adalah merokok, mabuk-mabukan, berbohong, berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin.
Lakukan semua ini didepan anak-anak dan mereka akan menirunya.
Begitulah anak-anak .
Baiklah, aku persilahkan kau bergerak sekarang.
Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggoda mu lagi.
Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa-dosamu.
Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit.
Memperingati orang bukan tabiatku, tapi diusiamu sekarang dan tetap melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh.
Jangan salah sangka, aku masih tetap membencimu.
Hanya saja kau harus menjadi orang tolol yang lebih baik dimata ALLAH.

Catatan : Jika kau benar2 menyayangiku , kau tak akan membagi surat ini dengan siapapun.

Nauzubillah -- Maka Sebarkanlah !!

(klik judul untuk melihat sumber)

Komentar Kamu :

Comment Box is loading comments...